Merawat Burayak Ikan Cupang Setelah Menetas

Setelah melalui beberapa proses, dari persiapan tempat pemijahan sampai pada proses mengawinkan ikan cupang. Hal yang harus di perhatikan juga bagaimana Merawat Burayak Ikan Cupang Setelah Menetas.

Mungkin bagi para peternak/para pembudidaya tentu sudah memahami bagaimana langkah merawat burayak ikan cupang yang baik dan benar, sampai pada proses pemanenan.

Akan tetapi, bagi pemula yang baru pertama kali memijahkan ikan cupang tentu mengalami kesusahan di dalam merawat anakan ikan cupang atau istilah lain (burayak).

Baca juga : Cara Budidaya Ikan Cupang
Merawat Burayak Ikan Cupang
Burayak ikan
Berikut tips sederhana merawat burayak ikan cupang setelah menetas, pemberian pakan dan jenis pakan apa yang sesuai untuk burayak anda.

Pertama :
Setelah kurang lebih 2×24 jam indukan cupang bertelur, maka telur itu akan menetas. Setelah menetas burayak atau anakan ikan cupang ini ukurannya sangat kecil dan hanya mengambang di permukaan air, kita tidak perlu memberinya makan karena masih menyimpan cadangan makanan dari telur, lalu sekitar umur 2 hari kamu bisa memberinya makan. Saran saya pemberian pakan jangan terlalu berlebihan cukup 1 kali dalam sehari di waktu pagi,pakan yang bisa di berikan yaitu pelet yang dihaluskan,artemia, atau kutu air yang di saring terlebih dahulu. Saya tidak menyarankan untuk memberi pakan dengan kuning telur, karena akan membuat air menjadi keruh dan bau. Lakukan hal itu sampai burayak memasuki umur 5 hari.
Baca juga : Pakan alami untuk ikan

Kedua :
Pada burayak yang sudah memasuki usia 5 hari atau sampai 7 hari, kita bisa pisahkan dengan indukannya (jantan) untuk menghindari sang jantan memakan anakannya, selain itu burayak juga sudah mampu mandiri dan berenang. Pemberian pakan bisa di lakukan 2 kali atau 3 kali dalam sehari dengan kutu air tanpa harus di saring & jentik nyamuk yang halus, pemberian pakan tetap harus di sesuaikan dengan jumlah burayak yang menetas & yang masih hidup. Jangan terlalu berlebihan maupun sedikit.

Ketiga :
Ketika burayak usianya sudah 2 minggu, proses selanjutnya bisa membersihkan kotoran yang berada di dasar tempat pemijahan dengan cara di siphon (menyedot) lakukan dengan hati-hati agar tidak ada burayak yang ikut tersedot dan menambahkan air 50 % dari air yang tersisa agar kualitas air tetap bagus dan burayak tidak mudah terkena penyakit lakukan hal tersebut tiap 3 atau 4 hari sekali sampai pada tahap berikutnya yaitu pendederan pada usia 1,5 bulan atau 2 bulan. Pemberian pakan di sarankan dengan kutu air, jentik atau sesekali bisa di berikan cacing sutra.

Keempat :
Proses selanjutnya yakni proses yang terakhir. Lakukan penyortiran pada burayak cupang jika usianya sudah 1,5 bulan atau 2 bulan, karena sudah dapat terlihat jantan atau betina. Memasuki umur 2,5 bulan hingga 3 bulan dapat di sortir berdasarkan grade A,B,atau C. Pisahkan mereka karena masing masing memiliki kualitas yang berbeda dalam segi nilai jual. Pilih anakan yang memiliki kwalitas super bagus dan letakkan di tempat yang terpisah gunakan aquarium berukuran  15×15×20 cm.

Demikianlah artikel mengenai cara merawat burayak cupang hias setelah menetas, semoga bermanfaat dan membantu untuk rekan-rekan sahabat cupang hias. Kunci utama dalam perawatannya yakni kwalitas air dan indukan yang baik. Karena hal tersebut sangat mempengaruhi kesehatan dan pertumbuhan ikan.
Terima kasih...

Tidak ada komentar untuk "Merawat Burayak Ikan Cupang Setelah Menetas"