Jenis Tanaman Pertanian yang Menguntungkan untuk Dibudidaya

Ada beragam jenis tanaman yang ada di bumi. Beberapa bisa tumbuh dengan cepat dan sebagian lagi membutuhkan waktu lama untuk bisa dinikmati buahnya. Diantaranya, jenis tanaman pertanian yang jika Anda pilih untuk dibudidaya, bisa menghasilkan banyak keuntungan. Tanaman-tanaman ini bibitnya tidak sulit ditemukan di Indonesia dan dengan ketekunan, Anda pasti bisa hasilkan pendapatan besar. 
Tanaman-pertanian-yang-menguntungkan

Bawang Putih
Bawang putih adalah salah satu jenis tanaman pertanian yang cukup menggiurkan jika ditanam. Ini karena bawang putih tidak memerlukan banyak air saat waktu penanaman bahkan baik ditanam saat musim kemarau. Tidak sampai situ saja, menanam bawang putih juga sebenarnya tidak memerlukan lahan yang terlalu luas, bahkan bisa ditanam dengan pot di halam rumah.
Perlu Anda ketahui, masa tanam bawang putih juga tidak terlalu lama, yaitu berkisar antara 90 sampai dengan 120 hari. Pun, bawang putih termasuk dalam bumbu dapur yang setiap orang pastinya membutuhkan tanaman satu ini untuk bisa memasak. Makanya, tidak akan rugi jika Anda mau belajar dan membudidayakan bawang putih nantinya.
Kacang Tanah
Anda sedang cari tahu tanaman apa yang miliki masa umur pendek selain bawang putih yang bisa dibudidaya sehingga bisa cepat datangkan keuntungan? Coba dengan kacang tanah. Tanaman satu ini memiliki masa tanam yang singkat, yaitu sekitar 90 hari saja dan dengan begitu, bisa cepat panen dan dipasarkan dengan gesit.
Hampir mirip dengan tanaman sebelumnya, bawang putih menjadi adalah tanaman yang sangat pas untuk ditanam di kala musim panas dan tidak memerlukan banyak air. Nah, tidak hanya itu jenis tanaman pertanian satu ini juga tahan terhadap segala jenis penyakit, sehingga akan menghasilkan panenan yang berhasil dengan jumlah yang cenderung sama di setiap waktu panen.


Cabai Rawit
Siapa tak kenal cabai rawit, sayuran satu ini jadi teman makan gorengan atau dicampur sebagai pelengkap makan mie instan. Namun, tidak hanya terkenal karena hal tersebut, cabai rawit juga bisa menjadi tanaman pertanian yang dibudidaya bahkan mendatangkan banyak untung jika dirawat dan diseriusi penanamannya.
Meski kecil, cabai rawit banyak dipilih oleh mereka yang masih belajar bertani untuk dibudidaya dengan lahan minim. Banyak yang berminat akan cabai rawit, tentu tidak akan menjadikan usaha Anda nantinya jadi lesu. Selain di lahan, Anda juga bisa menanam sayuran ini di polybag atau pot kemudian diletakkan di luar rumah yang langsung terkena sinar matahari. Tenang, harga bibit cabai rawit pun tak mahal!


Kedelai
Kedelai adalah salah satu tanaman yang memiliki banyak peminat. Bagaimana tidak, kedelai mengandung protein yang kaya, bisa mencegah osteoporosis, meringankan diabetes, hingga mencegah kanker. Si kecil ini, biasanya diolah menjadi berbagai produk seperti tahu, tempe, kecap, hingga susu. Dengan begitu, banyak sekai peluang yang bisa Anda raih dengan budidaya kedelai.
Namun yang perlu Anda ingat adalah, sebaiknya menunggu waktu panen antara 75 sampai 90 hari karena waktu itu lah waktu terbaik sampai warnanya menjadi kecoklatan. Dengan mempertahankan sampai waktu tersebut, nantinya kedelai akan memiliki mutu yang baik. Sekali lagi, tergantung varietasinya.


Alpukat
Hanya miliki modal kecil tapi ingin mendapatkan pendapatan yang lumayan? Coba dengan budidaya alpukat yang menjadi salah satu jenis tanaman pertanian yang banyak digemari. Buah satu ini lezat baik dimakan langsung maupun dioleh sebagai jus atau puding. Rasanya yang gurih manis membuat banyak orang tidak kuasa menolaknya.
Nah, dikatakan bahwa permintaan alpukat cukup banyak karena terbatasnya penyedia. Maka dari itu, ini menjadi peluang tersendiri bagi Anda jika ingin membudidaya tanaman pertanian. Apalagi, budidaya alpukat juga kudah karena bisa menggunakan teknik cangkok dengan mengandalkan biji. Juga perlu Anda tahu bahwa harga jual alpukat juga tinggi, berkisar antara 10 sampai 12 ribu per kilonya.


Tomat
Tomat adalah salah satu jenis buah yang banyak digunakan untuk memasak, membuat sambel, bahkan dijadikan minuman seperti jus. Kaya akan vitamin, membuat masyarakat mengolahnya menjadi beragam makanan dan minuman. Dapat disimpulkan, bahwa pasaran tomat akan selalu terbuka lebar untuk Anda yang berminat budidaya.
Dimulai dengan halaman rumah sendiri yang mungkin tidak terlalu luas bisa menjadi awal yang baik. Alat yang diperlukan untuk merawat tomat juga sederhana seperti golok, pompa air, mesin semprot, dan lain sebagainya. Jadi, Anda tidak perlu khawatir bagaimana akan memulai atau hal apa saja yang diperlukan untuk menanam tomat karena sejatinya cukup sederhana dan mudah ditemukan.


Kacang Panjang
Jenis tanaman pertanian yang bisa dijadikan referensi untuk dibudidaya dengan mudah dan hasilkan pendapatan besar adalah kacang panjang. Kacang panjang adalah sayuran yang banyak disukai oleh masyarakat karena lezat dijadikan campuran seperti ayam, tahu, hingga tempe. Bagaimana pasarannya? Tenang, baik supermarket hingga pedagang keliling akan menerima produk kacang panjangnya.
Jangan lupa, pilih bibit kacang panjang yang terbaik. Karena dengan begitu, Anda bisa mendapatkan hasil sayuran yang terbaik. Ciri bibit kacang panjang yang baik, justru memiliki warna yang kusam dan tidak memiliki cacat. Jika lancar, Anda bisa balik modal dalam waktu 1 bulan saja. Bagaimana? Anda berminat dengan tanaman yang satu ini?


Jahe
Salah satu tanaman yang tidak akan pernah sepi peminat adalah tanaman herbal, salah satunya adalah jahe. Jahe biasa digunakan sebagai bahan membuat minuman untuk menghangatkan badan, minuman pelega tenggorokan, hingga bumbu masak. Jahe termasuk jenis tanaman pertanian yang layak dibudidaya segera mengingat keuntungannya yang tidak main-main.
Lalu apa yang dibutuhkan supaya budidaya jahe berhasil? Salah satunya adalah tanah gembur. Penanaman jahe sangat tergantung dengan tanahnya dan tanah gembur bisa dibuat dengan adanya campuran antara tanah liat, pasir, dan debu dengan kadar yang tentu saja seimbang. Tidak punya lahan luas? Tenang, budidaya jahe juga bisa dimulai dengan menanam di pot atau polybag.


Sawi
Tidak harus memiliki pendidikan dasar pertanian atau pengalaman bertani yang bertahun-tahun untuk bisa memulai budidaya sawi. Asalkan Anda memiliki niat dan telaten memelihara tanaman, tidak mungkin sawi yang akan ditanam membuahkan hasil yang baik. Apalagi, untuk awal mulai budidaya, Anda tidak perlu membutuhkan karyawan, semua masih bisa dijalani seorang diri.
Biasanya, harga sawi di pasaran berkisar antara 8 sampai dengan 15 ribu dihitung per satu kilo. Namun, ini tumbuh seiring banyaknya peminat sawi yang tidak hanya kalangan rumah tangga saja, tapi juga banyak restoran besar yang membutuhkan sawi sebagai salah satu campuran bahan masakan mereka. Memang, banyak pesaing dalam usaha sawi, tapi bukan berarti sudah tertutup untuk usaha yang sama.


Nah, jadi mana dia antara jenis tanaman pertanian ini yang ingin Anda pilih dan rawat untuk dibudidayakan? Tanaman-tanaman di atas bisa membawa keuntungan besar jika Anda berhasil. Apalagi dengan keuntungan juga tidak memerlukan waktu tumbuh yang lama dan cara perawatan yang sulit. 

Belum ada Komentar untuk "Jenis Tanaman Pertanian yang Menguntungkan untuk Dibudidaya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel