Langkah-Langkah Budidaya Ikan Neon Tetra Lengkap

Dari beragam jenis ikan hias, ikan neon tetra merupakan salah satu jenis ikan hias yang banyak diburu. Bentuknya yang mungil dengan corak berupa garis merah bercahaya menjadi alasan ikan hias ini disukai, terutama untuk aquascape.  Dengan harga jual yang cukup tinggi, menjadikan ikan ini dijadikan ladang usaha. Nah, bagi yang berminat, berikut langkah-langkah budidaya ikan neon tetra yang bisa dijadikan panduan. 
Budidaya neon tetra
Sumber foto IG : ojan_af
Tidak perlu membutuhkan modal besar untuk menjalankan budidaya ikan neon tetra ini. Harga bibit ikan yang sangat terjangkau serta peralatan yang dibutuhkan tidak terlalu rumit. Semua orang bisa menjalankan usaha ini. Asalkan mempunyai kemauan dan pengetahuan yang cukup tentang budidaya ikan jenis tersebut, maka usaha ini bisa mulai dijalankan.

Persiapan Akuarium

Karena ikan neon tetra merupakan ikan hias dengan ukuran tubuh yang kecil, tidak membutuhkan akuarium atau tempat yang  besar untuk budidaya ikan neon tetra ini. Dengan ukuran tubuh sekitar 2-4 centimeter saja, maka tempat yang dibutuhkan untuk pemeliharaan ikan ini cukup sebuah akuarium dengan ukuran sekitar 40 x 20 x 20 centimeter.
Yang harus diperhatikan dalam pembuatan akuarium ini adalah akuarium sebaiknya diletakkan pada ruangan gelap. Ikan neon tetra termasuk jenis ikan yang tidak menyukai ruangan yang terang karena bisa mengganggu kesehatan bahkan bisa menyebabkan kematian. Akuarium sebaiknya juga dilengkapi dengan tanaman dari jenis hydrila yang digunakan ikan sebagai tempat meletakkan telur.
Pembuatan akuarium juga harus memperhatikan suhu air yang dimasukkan dalamnya. Ada banyak jenis ikan neon tetra, yang setiap jenisnya membutuhkan suhu air yang berbeda-beda. Tapi, secara garis besar, suhu air yang diperlukan untuk hidup ikan neon tetra sekitar 23-28 ⁰ Celcius. Di samping suhu, PH air juga harus diperhatikan. PH yang dibutuhkan ikan neon tetra berkisar antara 5, 5-7.
Untuk menjaga kebersihan air dan juga kesehatan ikan, akuarium dilengkapi dengan alat filter. Alat ini berfungsi untuk menjaga agar air tetap jernih akibat kotoran ikan dan sisa makanan ikan. Tetapi dianjurkan untuk memilih alat filter yang kecil, karena dikawatirkan ikan yang memiliki ukuran tubuh kecil akan tersedot masuk ke dalam selang filter.

Proses Pembenihan Ikan

Untuk melakukan budidaya ikan neon tetra, langkah selanjutnya adalah dengan melakukan pembenihan. Pembenihan adalah proses untuk mendapatkan benih ikan yang akan dibudidayakan. Ada beberapa langkah dalam proses pembenihan, yaitu persiapan pemijahan dan proses pembenihan. Adapun langkah-langkah  yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut.

1. Persiapan Proses Pemijahan

Sebelum melakukan pemijahan ikan neon tetra, terlebih dahulu harus mempersiapkan bibit atau indukan yang bagus. Indukan yang bagus adalah ikan neon tetra yang sudah berumur sekitar 6 bulan. Disamping itu, indukan yang baik dapat dilihat dengan ciri-ciri ikan dalam kondisi sehat, gerakan lincah, dan warna cerah. Indukan yang bagus harus dipilih  dari ikan yang sempurna bentuk fisiknya, bukan ikan yang cacat.
Mungkin ada sebagian yang belum mengetahui bagaimana membedakan ikan neon jantan dan betina. Ikan neon jantan memiliki ukuran tubuh yang panjang, warna neon berupa garis merah lurus, serta gerakan ikan lebih gesit dan lincah. Sementara ikan neon betina bentuk tubuhnya lebih pendek dan cenderung bulat, bentuk garis merahnya melengkung dan mempunyai gerakan lebih lamban.
Untuk proses pemijahan membutuhkan tempat atau akuarium berukuran 40 x20 x 20 cm. Yang harus diperhatikan, saat proses pemijahan, akuarium sebaiknya ditutup dengan kain hitam dan  ditempatkan di ruangan gelap. Cahaya yang masuk ke dalam akuarium akan membuat telur tidak bisa menetas sehingga proses pembenihan bisa gagal.

2. Proses Pembenihan

Setelah semua sarana siap, ikan jantan dan betina yang sudah siap kawin ditempatkan dalam akuarium yang sudah disiapkan. Membutuhkan waktu 3 hari untuk proses pemijahan ini, karena ikan betina membutuhkan waktu 2 hari untuk menghasilkan telurnya. Setelah selesai pemijahan dan telur sudah menempel pada tanaman, ikan neon jantan dan betina bisa dipindahkan dari tempat pemijahan.
Telur ikan akan menetas dalam waktu 3-4 hari. Larva ini tidak perlu diberi makan karena larva masih mempunyai cadangan makanan berupa kuning telur yang menempel pada perutnya. Setelah berumur 4 hari, larva bisa diberi pakan alami berupa rotifera atau nauphi artemia. Setelah larva berumur 7-10 hari, larva dipindahkan ke tempat lain dan mulai diberi pakan kutu air dan cacing rambut  2 kali sehari.
Larva ikan neon tetra dipelihara dalam akuarium ini hingga Ikan neon kecil siap dijual atau dijadikan bibit setelah berumur 25 hari. Selama proses pembenihan, ikan bisa diberi makan dengan makanan tambahan berupa mikropelet. Pemberian mikropelet hanya sebagai selingan saja, jadi tidak perlu diberikan terlalu sering.

Perawatan Dalam Budidaya Ikan Neon Tetra

Ikan neon tetra mempunyai daya tarik tersendiri berupa garis merah yang akan terlihat menyala saat berada dalam ruangan gelap. Garis neon ini yang menjadikan ikan neon tetra sebagai salah satu jenis ikan hias yang banyak digemari. Untuk itu, melakukan perawatan menjadi sangat penting agar ikan tetap sehat dan warna ikan juga menjadi cerah dan tajam. Perawatan yang perlu dilakukan pada budidaya ikan neon tetra adalah sebagai berikut.

1. Pemberian Pakan

Ikan neon tetra termasuk ikan hias omnivora. Ikan ini bisa makan pakan alami berupa cacing hidup maupun pakan tambahan berupa mikropelet. Selain pakan alami, makanan tambahan juga perlu diberikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ikan agar ikan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Memberikan makan pada ikan neon tetra sebaiknya sebanyak 2 kali sehari. Pemberian pakan juga tidak diperbolehkan terlalu banyak. Karena sisa makanan yang tidak dimakan akan mengotori tempat hidup ikan dan bisa menggangu kesehatannya.

2. Pembersihan Akuarium

Selain makanan, kebersihan akuarium juga harus diperhatikan. Untuk menjaga kesehatan ikan, sebaiknya akuarium dibersihkan dengan cara menguras air setiap 5-7 hari sekali. Saat air dikuras dan diganti, dinding akuarium bisa dibersihkan Selain itu, air jiga perlu diberi larutan methylene blue sebanyak 1 tetes / 5 liter air untuk membunuh spora atau kuman yang mungkin terdapat dalam air.

Perawatan Ikan Dari Penyakit

1. Jenis Penyakit

Sebenarnya ikan neon tetra termasuk jenis ikan hias yang tahan terhadap penyakit. Sehingga pemeliharaan ikan ini cukup mudah dan resiko kematian juga kecil. Tetapi ada beberpa jenis penyakit yang biasa menyerang ikan neon yang berasal dari spora/jamur yang terdapat pada air.
Ini biasanya disebabkan oleh sisa makanan yang tidak dibersihkan. Selain itu, kualitas air yang buruk juga jadi penyebab munculnya penyakit velvet coodinium yang menyerang ikan neon tetra.

2. Penyembuhan

Ikan yang terserang parasit atau jamur dapat dilihat dari gejala yang ditunjukkan. Seperti warna ikan menjadi pucat, ikan jadi malas unruk bergerak, warna garis merah memudar, san pada tahap kronis akan muncul bercak-bercak putih pada tubuh ikan yang menandakan jaringan otot dalam tubuh ikan sudah rusak. Untuk mengatasi hal ini, ikan bisa diberikan garam ikan dan juga antibiotik ikan yaitu tetrasiklin, teramisin dan chlorampenicol.



Budidaya ikan neon tetra termasuk bisnis yang cukup menjanjikan. Hal ini mengingat dengan modal sedikit, asalkan tekun dan telaten bisa mendatangkan keuntungan yang besar. Apalagi usaha ini termasuk usaha yang mempunyai prospek bagus kedepannya, karena penggemar ikan hias semakin hari semakin bertambah. 

Demikianlah langkah-langkah budidaya ikan neon tetra, semoga artikel ini bermanfaat bagi sobat.
Terima kasih

2 komentar untuk "Langkah-Langkah Budidaya Ikan Neon Tetra Lengkap"

  1. kebetulan lg pengen build akuarium... tp yg mini bro... ntar coba tak liat2 blog ente cari referensi ikan

    BalasHapus

Posting Komentar