10 Tips Pemijahan Ikan Molly yang Benar

Memelihara ikan hias termasuk ke dalam salah satu hobi yang paling digemari banyak orang, karena perawatannya yang tidak terlalu menyulitkan. Dibandingkan dengan memelihara hewan peliharaan lainnya misalnya kucing, kelinci, anjing dan sebagainya.

Nah, salah satu jenis ikan hias yang paling populer untuk dipelihara yakni jenis ikan hias seperti ikan molly. Bahkan, tak jarang karena keindahan dari ikan hias jenis molly ini banyak dari mereka yang mencoba untuk melakukan pemijahan atau budidaya ikan ini.
10 Tips Pemijahan Ikan Molly
Ikan Molly Betina
Ikan molly memiliki nama latin Poecilia Sp. Merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang memiliki bentuk tubuh yang unik, berukuran kecil dan terdapat berbagai macam warna yang menarik. Ukuran ikan hias ini hanya mencapai 6-7 cm saat tumbuh dewasa. Selain dipelihara, jika Kamu berminat untuk  memijahkan dan budidaya ikan ini maka harus perlu mengetahui prosesnya. Berikut tips pemijahan ikan molly yang benar :
1. Menyiapkan Tempat Hidup Ikan Molly
Langkah pertama bila Kamu ingin memelihara ikan hias molly adalah dengan menyiapkan aquarium yang terbuat dari kaca. Rata-rata ikan hias lebih baik diletakkan di dalam aquarium. Namun, ada juga beberapa orang yang meletakkan ikan molly di dalam kolam semen ataupun di dalam sebuah ember.  Ikan molly sendiri adalah jenis ikan yang menyukai tempat dengan pencahayaan yang cukup dan terbuka.

2. Mengatur Suhu Air di Dalam Akuarium
Berbeda dengan ikan arwana yang hidup di dalam air dengan suhu 26-30° derajat celcius, ikan molly akan bertahan hidup apabila suhu air berada di antara 24-30° derajat celcius. Jika Anda meletakkannya di suhu yang kurang dari 24 atau lebih dari 30° celcius maka ikan molly tidak akan bisa berkembang dengan baik.

Hal ini penting untuk diketahui dan dilakukan oleh pemelihara ikan molly. Jika Kamu tidak merawat ikan molly dengan baik maka ikan tersebut tentu agak sulit berkembang biak dan kemungkina bisa berakibat pada kematian pada ikan molly tersebut.

3. Memberi Pakan yang Benar
Tahapan pemijahan ikan molly selanjutnya adalah memberi pakan yang benar. Jika molly yang sudah dewasa maka Kamu bisa memberikan cacing sutra sebagai makanannya. Cacing sutra memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan bagus sehingga perkembang biakkan ikan ini juga akan baik. Atau kamu bisa memberikan pakan buatan yang tersedia di toko-toko ikan.
Baca juga : Pakan Alami Ikan Hias
Apabila ikan molly yang Kamu pelihara masih berupa benih maka Kamu bisa memberinya kutu air. Pemberian pakan untuk ikan molly dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari. Pakan-pakan tersebut bisa Kamu dapat dengan mudah di pasar atau tempat penjualan makanan ikan.

4. Memilih Indukan Ikan Molly
Pemilihan indukan ikan molly perlu diperhatikan sebelum pemijahan. Sebelumnya Kamu harus mempunyai anakan yang memiliki bentuk tubuh yang sempurna tidak cacat dan warnanya yang bagus sebelum untuk dikawinkan. Kamu bisa membedakan antara ikan molly jantan dan betina dari beberapa hal.

Di antaranya, jika molly jantan mempunyai tonjolan di belakang sirip perut, anal panjang, tubuh ramping, warna lebih cerah dan juga sirip punggung lebih panjang serta  kepala besar. Sedangkan molly betina di belakang siripnya tidak terdapat tonjolan, tubuhnya gemuk dengan warna kurang cerah, sirip punggung biasa dan kepalanya yang berbentuk agak runcing.

5. Teknik Pemijahan Ikan Molly
Memijahkan ikan molly mirip dengan cara memijahkan ikan guppy. Caranya adalah siapkan air dengan kondisi sudah diendapkan dan dicampur dengan garam ikan sekitar 1 sendok makan per tiga liter air. Jangan lupa juga untuk membuat ikan molly tetap terkena sinar matahari. Ikan molly akan menjadi indukan setelah umur 5 bulan.

Teknik pemijahannya yakni siapkan wadah berupa bak plastik dan tambahkan 1 sendok garam ikan per 8 liter air. Lalu, jauhkan ikan dari keramaian dan gunakan tambahan tanaman air untuk perangsang dan masukkan indukan ikan molly betina dengan ikan molly jantan.

Proses pemijahan ini ditandai dengan ikan kejar-kejaran selama 4-7 hari. Setelah mencapai seminggu benih akan ada di pinggiran bak. Kemudian pisahkanlah indukan ikan molly dari tempat pemijahan tersebut.

6. Ciri-Ciri Ikan Molly Betina Sedang Hamil
Perbedaan ikan molly yang sedang hamil dengan yang tidak bisa Kamu ketahui ketika Kamu melihat perut ikan molly yang menjadi lebih besar. Ada jenis ikan molly tertentu yang bisa menunjukkan tanda bahwa ikan tersebut sedang hamil yakni dengan adanya bintik hitam pada bagian perutnya. Bintik hitam tersebut akan menjadi lebih jelas jika ikan itu sudah lama hamil dan siap untuk melahirkan anakan.

7. Proses Perawatan Benih Ikan Molly
Tahapan berikutnya pemijahan ikan molly yakni proses perawatan benih ikan. Anakan ikan molly yang baru lahir tidak perlu diberi pakan karena masih mengandung kuning telur. Namun setelah 4-5 hari baru anakan bisa Anda beri pakan.

Setelah anakan molly berukuran 2-3 cm bisa Kamu beri makan berupa cacing atau kutu air. Dan diharapkan Kamu jangan sampai lupa untuk tetap mengganti air di dalam bak misalnya dengan menggantinya 2-3 hari sekali.

8. Proses Pembersihan Aquarium Secara Rutin
Adapun langkah-langkah membersihkan aquarium yakni yang pertama siapkan terlebih dahulu alat-alat pembersih. Diantara yang dibutuhkan seperti air, pembersih berserabut, ember, alat penyedot kerikil, bahan penyaring (spons, bungkusan karbon dsb), pembersih aquarium berbahan dasar cuka putih, larutan pemutih dengan kadar 10 persen, dan silet.

Setelah menyiapkan alat-alat pembersih, selanjutnya bersihkan terlebih dahulu bagian dalam aquarium dan untuk membersihkan kerak bisa menggunakan silet. Lalu siapkan air baru yang hendak diganti dengan air lama. Sedot air yang lama dan masukkan ke dalam ember, dan bersihkan batu-batu serta dekorasi yang terdapat di dalam aquarium.

Selanjutnya, masukkan air yang baru dan diamkan sebentar sampai warna airnya benar-benar jernih dan langkah terakhir yakni bersihkan bagian luar aquarium. Hal ini harus dilakukan secara rutin agar ikan tetap bisa hidup nyaman.  

9. Perawatan Ikan Molly dari Penyakit
Tahapan  pemijahan ikan molly yang selanjutnya yakni bagaimana perawatan ikan molly ketika terkena penyakit. Sebenarnya telah banyak kasus tentang ikan molly yang mati. Lalu, apa penyebabnya? Penyebab pertama adalah ikan mengalami stress karena merasa tidak nyaman dengan ikan jenis lain yang agresif. Penyebab kedua adalah lingkungan yang kotor.

Penyebab selanjutnya yakni kurangnya nafsu makan ikan molly, atau bisa juga dipengaruhi karena faktor usia. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam perawatannya seperti meletakkan ikan molly dengan ikan lain yang tenang dan menjaga kebersihan akuarium. Pastikan juga memberi pakan ikan alami seperti cacing sutra, jentik nyamuk atau pakan buatan yang tersedia di toko-toko ikan sesuai usianya.

Adapun tips menjaga ikan molly agar tetap sehat dan panjang umur yakni sering-seringlah mengganti air akuarium. Jangan sampai air terlihat keruh dan berikan juga pakan ikan yang alami.

Selain itu, jangan meletakkan ikan molly terlalu banyak pada satu akuarium yang kecil. Alangkah baiknya jika Kamu meletakkan ikan molly di dalam tempat yang longgar agar ikan molly bisa dengan leluasa bergerak kesana kemari.

10. Proses Panen dalam Budidaya Ikan Molly
Tahap pembudidayaan yang terakhir yakni proses panen ikan. Panen bisa dilakukan sesuai dengan permintaan dari masyarakat. Biasanya ikan molly sudah siap dipanen pada kurun waktu satu bulan dan ikan molly pun sudah siap untuk dijual.

Demikianlah pembahasan kali ini seputar tips pemijahan ikan molly yang benar, semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

2 komentar untuk "10 Tips Pemijahan Ikan Molly yang Benar"

  1. aku dulu suka juga pelihara ikan2 kecil gitu
    tp pas udah kuliah, kerja dan sibuk jadi gk pernah... takut gk keurus
    btw aku baru tau kak ini namanya ikan moli... aku dulu pernah punya... satu aquarium banyak jenisnya... hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak,klo banyak di jual sekalian aja kak.hhehe nambah-nambah pemasukan..hhehe
      terima kasih kak,sudah berkunjung di blog sukabetta...

      Hapus

Posting Komentar